Banyaknya kehidupan dirawa-rawa

Banyaknya kehidupan dirawa-rawa – Hutan rawa air dalam selatan adalah sejenis lahan basah air tawar yang sering ditemukan di sepanjang dataran banjir sungai besar. Mereka terisi dengan air hampir sepanjang tahun, dan seringkali membentuk pita selebar 1 hingga 2 mil yang membentang dari rawa-rawa sungai ke hutan dataran rendah di sepanjang anak sungai yang mengalir ke sungai. Hutan rawa adalah rumah bagi tumbuhan dan hewan.

KEHIDUPAN TANAMAN DI HUTAN Rawa

Kedalaman banjir dan durasinya mempengaruhi jenis dan kerapatan pohon di rawa. Jenis pohon utama di hutan rawa selatan adalah cemara gundul dan tupelo air, dua pohon yang disesuaikan dengan kondisi banjir di lingkungannya. Tetapi agar benih dapat berkecambah, pohon cemara gundul dan tupelo air membutuhkan periode ketika permukaan air berada di atau di bawah permukaan tanah.

Selain pohon cemara gundul dan tupelo air, hutan rawa di Savannah River Site (SRS) seluas 310 mil persegi di dekat Aiken, S.C., juga merupakan rumah bagi berbagai pohon lain, terutama di pulau dan punggung bukit di rawa. Mereka termasuk permen karet hitam, abu air, elm air dan maple merah. Semak di hutan rawa termasuk pohon willow Virginia dan semak kancing. Tanaman merambat termasuk merica-vine, greenbrier, honeysuckle dan catbrier. Herbal termasuk jelatang palsu dan St. John’s-wort. Duckweed adalah tanaman kecil yang mengapung di permukaan genangan air di banyak rawa.

KEHIDUPAN LIAR DI HUTAN Rawa

Satwa liar utama penghuni hutan rawa adalah reptil, amfibi, ikan, burung, rakun, lawan, babi hutan dan invertebrata.

Reptil dan amfibi banyak ditemukan di rawa-rawa karena kemampuannya untuk beradaptasi dengan naik turunnya permukaan air. Reptil yang ditemukan di rawa-rawa antara lain ular seperti cottonmouth, yang juga dikenal sebagai moccasin air, berbagai ular air tidak beracun, ular raja, penyu, dan aligator. Amfibi termasuk berbagai spesies katak dan salamander.

Ikan adalah penghuni sementara dan permanen rawa-rawa di Tenggara. Beberapa ikan menggunakan lumpur dan rawa-rawa untuk bertelur dan mencari makan selama musim banjir. Spesies ikan yang umum ditemukan di rawa termasuk sirip busur, ikan kecil, dan nyamuk. Ikan yang paling besar, seperti large bass, adalah penghuni sementara rawa.

Burung termasuk bebek kayu, bangau, ibises, egret, dan terkadang bangau kayu.

Beragam jenis dan jumlah invertebrata yang tinggi ditemukan di rawa-rawa yang tergenang air secara permanen. Ini termasuk berbagai spesies udang karang, kerang, siput, udang air tawar dan tahap dewasa (larva) banyak serangga.

Di Savannah River Ecology Laboratory (SREL), penelitian di hutan rawa di sepanjang aliran sungai dan dataran banjir sungai telah menunjukkan pentingnya fluktuasi permukaan air untuk pembentukan dan kelangsungan hidup bibit, atau pohon muda. Banjir dan perubahan permukaan air – akibat aktivitas SRS dan kontrol hulu pelepasan air dari waduk di Sungai Savannah – dapat membatasi regenerasi hutan, mengurangi pertumbuhan pohon dan mempengaruhi pemeliharaan jangka panjang struktur biologis hutan. Hal yang sama juga terjadi di hutan rawa di seluruh Tenggara.

Dalam penelitian lain, para ilmuwan di SREL telah menggunakan foto udara dan citra satelit dengan teknik berbasis komputer yang disebut sistem informasi geografis (GIS) untuk membuat peta vegetasi Rawa Sungai Savannah dan mengukur perubahan vegetasi dari waktu ke waktu. Berbagai jenis vegetasi mencerminkan pola cahaya yang berbeda dalam citra satelit. Berbagai warna pada peta GIS menunjukkan jenis vegetasi.

TAHUKAH KAMU?

Pohon cemara, spesies rawa yang umum, memiliki “lutut” yang membentang dari sistem akar hingga jauh di atas permukaan air rata-rata. Fungsi lutut telah menjadi isu spekulasi selama seabad terakhir. Beberapa ilmuwan percaya bahwa mereka melabuhkan pohon, sementara yang lain berpikir itu adalah alat respirasi pohon. Mungkin mereka melakukan keduanya.

Batang pohon cemara dan tupelo air seringkali memiliki pangkal bengkak saat tumbuh dalam kondisi banjir. Ketinggian dasar yang bengkak merupakan respons terhadap banjir, dengan pembengkakan terbesar terjadi di mana ada pembasahan dan perendaman yang terus menerus di batang pohon tetapi di mana batangnya juga di atas permukaan air normal.

Pohon cemara botak dapat hidup lebih dari 1.000 tahun, meskipun hanya sedikit yang berumur lebih dari 200 tahun karena tegakan pohon cemara yang masih perawan di Amerika Serikat telah ditebang selama dua abad terakhir. Satu pohon cemara gundul di SRS diperkirakan berumur setidaknya 600 tahun. Kayu, karena ketahanannya terhadap pembusukan, digunakan secara luas untuk bahan bangunan.
Rawa tenggara seringkali memiliki tingkat produktivitas biologis yang tinggi karena kaya akan nutrisi akibat naik turunnya permukaan air.

Rawa-rawa cemara gundul membentang dari Texas timur ke Louisiana, Mississippi, Alabama, Arkansas, Tennessee barat, Missouri tenggara dan sejauh utara Illinois selatan. Mereka ditemukan di seluruh Dataran Pesisir Selatan di Mississippi, Alabama, Florida, Georgia, Carolina Selatan dan Utara. Mereka membentang sejauh utara hingga selatan New Jersey di sepanjang Dataran Pesisir Atlantik.

Hutan rawa air dalam selatan (dan lahan basah lainnya) menjalankan banyak fungsi yang berharga. Diantaranya adalah:

habitat spesies langka dan terancam punah, misalnya aligator Amerika dan bangau kayu.
pengendalian banjir karena kemampuannya untuk menyimpan air selama dan setelah hujan lebat dan badai.

peningkatan kualitas air karena dapat menghilangkan nutrisi organik dan anorganik serta bahan beracun dari air yang mengalir di atasnya.

Nilai estetika karena lingkungan yang kaya secara visual dan pendidikan.
bagian dalam pemeliharaan kualitas air dan udara dalam skala global, misalnya peran lahan basah dalam siklus global termasuk nitrogen, sulfur, metana, dan karbon dioksida.
rekreasi, memancing dan berburu.