Hal Yang Perlu Ketahui Sebelum Anda Cetak Buku

 Kok mau cetak buku saja ribet sih? Mencetak buku harus dengan mesin yang sesuai standar, tidak asal cetak saja. Sebenarnya ada beberapa standar cetak buku bandung yang wajib kita ketahui, mari kita mulai dari masalah Filenya.

1. File Yang Digunakan Dalam Cetak Buku

File buku baiknya kita pecah menjadi 2 bagian pertama file isi buku dan file cover buku, untuk memudahkan layout pracetak buku anda. Karena antara cover dan isi buku tidak dikerjakan bersamaan dan memakai jenis kertas yang berbeda pula.

Mengenai file cover dan file buku ada standarnya juga loh, berikut penjelasannya :

a. File Buku Sebaiknya Dalam Format PDF

Kenapa harus pdf bukankah microsoft word juga bisa? Tidak.. Tidak… Harus file PDF, dengan menggunakan file PDF kita bisa mengurangi resiko missing font seperti pada file Microsoft Word. Tapi File PDF tidak menjamin pula, sebaiknya kita menyimpan dalam format PDF/A.

Menyimpan file cetak buku dalam format PDF/A sangat berguna sekali, karena akan memudahkan kerja tempat cetak buku anda tuju.

b. File Cover Serta Gambar Dalam Resolusi 300 dpi

Pada waktu memulai mengedit cover buku atau gambar harap pastikan betul layoutnya dalam 300 Pixels/Inch. Kalau mengenai color mode sebaiknya dalam format CMYK, ini akan memudahkan mencetak dimana saja. Karena spesifikasi mesin cetak atau printer dalam bentuk CMYK.

Dengan file dalam resolusi tinggi tentunya akan menghasilkan hasil cetak yang sangat baik, tapi anda juga harus tahu juga, jenis mesin cetak yang dipergunakan percetakan buku tersebut. Apakah mesin lama atau teknologi baru dan modern.

2. Bahan Cetak Buku Apa Saja?

Unsur dalam Buku itu sederhana banget kok, cuma 3 jenis saja. Pertama Cover Buku, Isi Buku, dan pengikat antara cover dan isi yaitu Lem Buku. Nah sekarang kita harus tahu juga bahan apa saja yang dipergunakan masing-masing komponen tersebut.

a. Cover Buku

Cover Buku pada umumnya menggunakan bahan Art Carton 260 gsm untuk soft cover (paperback), ada pula yang menggunakan kertas Ivory juga. 

Mengenai hardcover menggunakan bahan Art Paper 150 gsm, yang kemudian direkatkan kepada kertas tebal yaitu board karton.

Agar hasilnya maksimal, sangat kami sarankan harus dilaminasi doff atau glossy, agar cover buku tidak retak bila terlipat dan bisa melindungi dari kotoran serta tetesan air.

b. Isi Buku

Untuk buku bacaan terdiri 2 jenis kertas saja yang digunakan, yaitu Book Paper dan HVS. Kedua kertas ini sudah standar umum, dan kita sering melihatnya pada buku-buku yang ada. Lain halnya untuk majalah, kertas rekomendasi untuk majalah adalah Art Paper 150 gsm, bisa juga menggunakan Art Paper 120 gsm

c. Lem Buku

Mengenai lem buku sendiri memakai Lem Panas, bukan Lem Fox atau Lem Aibon, karena daya rekatnya masih cukup kurang, serta butuh pengalaman tinggi untuk menjilid secara sempurna. 

Lem Panas adalah lem yang harus dipanaskan terlebih dahulu, karena awalnya berupa biji-biji lem yang meleleh pada suhu 120° Celcius. Mesin jilid buku wajib menggunakan lem panas, tidak bisa menggunakan sembarang lem.