Investasi Saham Bikin Cuan, Begini Perhitungan Keuntungannya!

Di tengah-tengah keadaan ekonomi yang tidak pasti karena wabah, aktivitas investasi saham sekarang makin ramai disukai karena dipandang bisa menguntungkan dengan jumlah besar. Bahkan juga, cukup banyak juga yang berasumsi jika investasi saham ialah lajur instant supaya cepat kaya secara keuangan.

Asumsi ini sebetulnya tidak seutuhnya salah, karena benar ada lumayan banyak investor sukses yang sukses kumpulkan cuan melalui investasi saham. Satu diantaranya yakni Lo Kheng Hong, seorang nilai investor berpengalaman tanah air yang dipanggil sebagai Warren Buffet-nya Indonesia.

Aksinya di dunia pasar modal memang pantas dapat acungan jempol. Pergi dari latar belakang keluarga yang termasuk ngepas, LKH dijumpai sempat mempunyai asset berbentuk saham berharga Rp2,5 triliun.

Lalu, apakah itu investasi saham dan seperti apakah langkah kerjanya? Kamu dapat baca ulasan secara lengkap di bawah ini.

Apakah Itu Investasi Saham?

Pada umumnya, investasi ialah aktivitas penanaman modal yang diusahakan bisa hasilkan keuntungan di masa datang. Penanaman modal ini bisa dilaksanakan melalui beberapa instrument investasi, terhitung satu diantaranya saham.

Menurut Bursa Dampak Indonesia (BEI), saham ialah pertanda pelibatan modal seorang atau faksi (tubuh usaha) pada suatu perusahaan atau perseroan terbatas.

Maka dapat diambil kesimpulan jika investasi saham ialah aktivitas penanaman modal yang dananya didistribusikan ke instrument saham. Dengan mempunyai beberapa saham satu perusahaan, karena itu investor saham mempunyai claim atas penghasilan perusahaan, asset perusahaan, dan memiliki hak datang dalam aktivitas Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Bila dibanding dengan instrument investasi tipe yang lain seperti reksadana atau obligasi, investasi saham tawarkan return tertinggi. Perihal ini pula yang pada akhirannya memacu asumsi jika investasi saham menjadi jalan keluar supaya cepat kaya.

Tetapi walau demikian, perlu kamu kenali jika investasi saham juga mempunyai tingkat resiko rugi yang tertinggi. “High return, high risk”, lebih kurang seperti itu kata yang pas untuk memvisualisasikan investasi saham ini.

Langkah kerja investasi saham

Karena mempunyai resiko rugi yang semakin tinggi dibanding intrumen investasi yang lain, karena itu penting untuk seorang calon investor untuk ketahui lebih dulu bagaimanakah cara kerja investasi saham tersebut untuk meminimalkan rugi.

Sama seperti yang telah diterangkan awalnya, saat kamu beli saham atau memberikan modal pada sebuah perusahaan, karena itu kamu automatis jadi pemilik beberapa dari perusahaan itu.

Karena itu, bila perusahaan yang kamu berikan modalnya itu mempunyai 500.000 saham yang terbuka untuk khalayak dan kamu beli 5.000 salah satunya, maknanya kamu mempunyai 5% dari saham perusahaan itu.

Biasanya, makin beberapa orang yang beli saham satu perusahaan, karena itu harga akan makin tinggi atau naik. Kebalikannya, bila beberapa orang jual saham satu perusahaan, karena itu harga sahamnya akan makin rendah atau turun.

Oleh karenanya, kamu seharusnya selective saat menentukan perusahaan mana yang hendak kamu berikan modal, yang kiranya mempunyai performa bagus dan masih tetap mempunyai prospect janjikan di masa datang.

Replikasi penghitungan keuntungan investasi saham

Dalam melakukan investasi saham, tiap investor berkesempatan untuk memperoleh keuntungan atau return yang terdiri ke dua tipe; Capital Gain dan Dividen.

Capital Gain ialah keuntungan yang didapatkan dari beda harga membeli dan nilai jual saham. Beda ini bisa muncul karena ada fluktuasi di antara suplai dan permintaan dari saham itu dalam kegiatan perdagangan di bursa dampak.

Oleh karenanya, kamu harus lakukan penelitian performa perusahaan saat sebelum beli saham agar ketahui adakah kekuatan keuntungan berbentuk Capital Gain.

Sementara, Dividen ialah pembagian keuntungan untuk beberapa pemegang saham yang diberi oleh perusahaan, di mana nominalnya disamakan dengan jumlah saham yang dipunyai oleh investor itu pada sebuah perusahaan.

Replikasi penghitungan keuntungan Capital Gain

Budi sebagai seorang investor yang beli saham A pada harga Rp3.000 per helai di tahun 2019 sekitar 10 lot (1 lot = 100 helai saham).

Di tahun 2021, harga saham A alami kenaikan harga jadi Rp3.500 per helai. Karena itu replikasi penghitungan keuntungan Capital Gain yang didapatkan oleh Budi ialah seperti berikut:

– Harga Jual – Harga Membeli x (Jumlah helai saham yang dipunyai)
– Rp3.500 – Rp3.000 x (1.000) = Rp500.000

Dengan demikian, karena itu keseluruhan uang yang dipunyai Budi sesudah melakukan investasi saham sepanjang 3 tahun yakni sejumlah Rp500.000 (keuntungan bersih) + Rp3.000.000 (modal) = Rp3.500.000.

Replikasi penghitungan keuntungan Dividen

Perusahaan A mempunyai keseluruhan sekitar 5.000.000 helai saham dan sukses cetak keuntungan bersih sejumlah Rp1.000.000.000. Peraturan Rasio Pembayaran Dividen (DPR) perusahaan ialah 30% dari keuntungan bersih dibagi sebagai dividen.

Dengan begitu, penghitungan keuntungan dividen yang hendak didapat oleh investor per helai sahamnya yakni seperti berikut:

Dividen = Keuntungan bersih x DPR, karena itu Rp1.000.000.000 x 30% = Rp300.000.000.

Dividen per helai saham = Dividen / Saham tersebar, karena itu Rp300.000.000 / 5.000.000 = Rp60/helai saham.

Dari penghitungan itu, bila Budi mempunyai 10 lot saham, karena itu dia memiliki hak memperoleh nominal dividen sebesar: Rp60 x 1.000 = Rp60.000.

Arif manfaatkan keuntungan investasi berpindah ke usaha

Dari penghitungan di atas, dapat kelihatan jika keuntungan dari investasi saham ini dapat termasuk cukuplah besar. Apa lagi bila kamu mempunyai modal yang besar juga untuk diinvestasikan, karena itu kesempatan untuk memperoleh return tinggi juga makin besar.

Tetapi, ingat ! Sebesar apa saja keuntungan yang dapat kamu peroleh dari aktivitas investasi saham, uang itu tidak tahan lama bila kamu tidak pintar dalam mengelolanya.

Oleh karena itu, banyak investor yang pada akhirnya manfaatkan keuntungan investasi itu untuk berpindah ke aktivitas usaha, misalnya membangun instansi pengajaran yang mana akan diperlukan sampai kapan saja.

 

Baca Juga: jasa pembayaran internasional

Baca Lainnya: keranjangku.net