Macam-Macam Chart/Grafik Dalam Trading

Di hampir seluruh platform belajar trading, kawan akrab trader membutuhkan tampilan chart/grafik data yang ringan dibaca dan dipahami secara real-time supaya bisa mengenali kesempatan dan juga harga yang nampak waktu trading forex, trader forex kudu sadar macam-macam jenis grafik yang umum digunakan.

Di hampir seluruh platform trading, kawan akrab trader membutuhkan tampilan chart/grafik data yang ringan dibaca dan dipahami secara real-time supaya bisa mengenali kesempatan dan juga harga yang nampak waktu trading forex, trader forex kudu sadar macam-macam jenis grafik yang umum digunakan.

 

Berikut Chart yang umum digunakan.

Line Chart, Jenis grafik ini merupakan grafik bersama dengan tampilan yang paling sederhana. Seperti namanya, line chart hanya menampilkan garis yang menghubungkan harga-harga penutupan tiap sesi, bersama dengan menarik garis berasal dari satu harga penutupan (Close) ke harga penutupanBar Chart, lebih kompleks dibanding line chart.

Jika terhadap line chart Anda hanya bisa sadar harga tiap sesi secara umum, maka terhadap bar chart, kawan akrab trader bisa mendapatkan Info harga pembukaan (open), tertinggi (high), terendah (low), dan harga penutupan (close). Bar chart termasuk dikenal sebagai OHLC chart.batang mewakili harga pembukaan, tetapi batang/bar di sebelah kanan memperlihatkan harga penutupan.

Bagian bawah batang memperlihatkan harga terendah, tetapi bagian atas merepresentasikan harga tertinggi, di dalam kurun waktu tertentu.Dengan pakai chart ini, kawan akrab trader mungkin tidak bisa segera mengenali harga penutupan secara umum tiap sesi.

Namun, Info yang Anda dapatkan bakal jadi akurat supaya bisa memudahkan kawan akrab trader laksanakan kesimpulan teknikal. Kurun waktu bisa begitu banyak ragam cocok bersama dengan timeframe yang dipilih trader, bisa di dalam 5 menit, 10 menit, 15 menit, 1 jam, 1 hari, sampai 1 bulan.

Candlestick Chart, dikenal sebagai grafik lilin dan merupakan grafik yang paling terkenal dan banyak digunakan oleh para trader forex, komoditas, sampai saham.

Hal selanjutnya disebabkan oleh kemudahan dan juga tampilan grafik jenis ini yang terlampau menarik dan ringan dipahami dan juga menampilkan Info yang lengkap.Jenis grafik Candlestick berisi rincian Info harga satu periode yang mirip bersama dengan grafik Batang, namun formatnya lebih cantik dan enak dibaca. OHLC ditampilkan di dalam bentuk menyerupai lilin, bersama dengan sumbu terbuat berasal dari High dan Low, waktu batang lilin mewakili selisih harga Open dan Close.

Bilamana harga Open lebih tinggi dibanding harga Close, berarti berjalan penurunan, supaya terbentuklah candle Bearish (berwarna merah). Sedangkan jika harga Open lebih rendah dibanding harga Close, berarti berjalan kenaikan, supaya terbentuklah candle Bullish (berwarna hijau).

Kelebihan grafik candlestick chart adalah, informasinya jauh lebih ringan dibaca dibanding bar chart. Bagi kawan akrab trader yang baru belajar trading forex online, bakal terlampau ringan mengenali tren secara sepintas hanya bersama dengan menyaksikan perbedaan warna berasal dari grafik ini. Selain itu, banyak istilah-istilah dan pola candlestick chart yang miliki nama unik seperti “Shooting Star” yang membuatnya lebih ringan diingat dan dipelajari.