Wisata Bromo Bakal Segera Dibuka dalam Waktu Dekat

Menghadapi New Normal atau adaptasi tatanan kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19 memberikan kesempatan bagi sektor pariwisata di Indonesia. Pasalnya, secara bertahap destinasi-destinasi wisata kini sudah merasa ancang-ancang apalagi ada terhitung yang sudah merasa beroperasi.

Salah satu destinasi wisata di Jawa Timur Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan ikut andil untuk lagi beroperasi dalam kala dekat.

Kepala Balai Besar TNBTS, John Kenedie menyebutkan pembukaan daerah kawasan destinasi wisata bromo ijen tour from surabaya akan dibuka secara bertahap. Untuk kala waktu, cuma wilayah berzona kuning saja yang akan lagi mengakses kawasan dari 4 daerah Kabupaten yang menjadi pintu akses menuju daerah wisata. Yakni, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan.

“Bromo ini pun yang boleh zona kuning. Kalaupun nanti ada zona oranye, kita minta petunjuk dari Bupati sebagai gugus tugas penanganan Covid-19, itu SOP kita. Kita cuma menyiapkan tempat, kalau ada jaminan aman ya kita buka.

Nantinya, untuk pembukaan kawasan daerah wisata tersebut akan dibuka secara bertahap. Hal itu sesuai bersama Surat Edaran (SE) dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Jadi kita membukanya secara bertahap berdasarkan Carrying Capacity (daya dukung). Bromo ini kita membuka 10 sampai 30 persen, kalau nanti kondisinya makin baik bisa dinaikkan 40 maksimal sampai 50 persen,” imbuhnya.

Hanya saja, kapan akan dibuka lagi kawasan destinasi wisata tersebut pihaknya tetap menanti kesepakatan bersama 4 Pemda yang menjadi akses terlihat masuk daerah wisata.

“Tanggal belum pasti, kita menanti petunjuk formal dari 4 Bupati gara-gara kala aku menutup aku mendapat rekom dari mereka juga,” terangnya.

Sementara itu, di kesempatan tersebut Bupati Lumajang Thoriqul Haq memastikan kalau semua Pemda yang menjadi akses terlihat masuk wisata Gunung Bromo sudah menyepakati akan mengoperasionalkan lagi destinasi yang menjadi jujugan wisatawan sampai manca negara tersebut.

Hanya saja untuk kawasan pendakian Semeru belum masuk prioritas untuk lagi dioperasionalkan di jaman New Normal sektor pariwisata.

“Prinsipnya semua bersepakat untul dibuka, kalau pendakian Semeru. Yang ke Bromo semua setuju untuk dibuka, bersama catatan ikuti protokol kesegaran pencegahan Covid-19. Semua ikuti aturan-aturannya mekanismenya cara-caranya. Nah, berikutnya kita terhitung setuju bahwa pendakian tetap kita tutup,” ungkapnya kala ditemui di Balai Besar TNBTS.